Rabu, 14 Maret 2018

My Fave Playlist (of 2017)



Hello, everyone! Ketemu lagi dengan post saya yang nggak jelas di tahun 2018. Nah, post saya kali ini, akan mengulik tentang playlist favorit saya di 2017. Aduh, kok telat ya, udah masuk bulan Maret 2018 tapi masih bahas playlist 2017? Jadi begini, niat saya mau nge-post thread ini di akhir tahun 2017. Berhubung sekarang udah berkarir (ohlala, istilahnya terlalu berlebihan sepertinya), jadi kalo mau ngepost ngepost jadi kelupaan. Eh, kelupaan parah, ini udah 2018 bulan ketiga, man! Ya sudahlah, kan yang penting saya masih ada sedikit niat nulis, kan ya, teman-teman? Jadi sebenarnya, playlist favorit saya banyaaaak banget. Di sini saya bakal bikin playlist favorit teratas sebanyak 20 lagu. Okay, tanpa banyak intro lagi, here they are my favorite playlist of 2017... countdown...


20. Nothing But Thieves – Amsterdam
Iya sih ini lagu cukup menghentak-hentak, karena emang genrenya rock, but I like it tho. Saya kira lagu ini cocok didengerin pas lagi stres ngetik skripsi gitu deh haha.. Eh, apa malah bikin tambah pusing karena iramanya cukup kenceng ya? It’s okay. Yang pasti di lagu ini, part favorit saya sih intro-nya yang mulai dari pelan lalu semakin menghentak.

19. Tamar Braxton – Blind
Nah kalo penyanyi yang satu ini ngga perlu diragukan lagi kualitas vokalnya. Saya bilang sih ini lagu yang sempurna. Why? Karena lagunya bagus, vokalnya keren, musiknya keren banget pokoknya. Buat menyanyikan lagu ini, saya cukup kesulitan sih karena emang vokalnya Tamar Braxton ini meliuk-liuk. It is too difficult to sang by amateur macam saya begini hehe.

18.  Shane Filan – Unbreakable
Yup, salah satu personel Westlife ini emang udah lama kan punya proyek solo. Di albumnya yang rilis tahun 2017 dan diberi title Love Always ini, Shane Filan rearansemen lagu-lagu lama. Bisa dibilang greatest hits-nya beberapa penyanyi, seperti ‘N Sync, Bob Dylan, Lady Antebellum, The Bangles, dll. Favorit saya sih tetep yang original, Unbreakable. Single ini saya pikir Shane-Filan-banget dan Westlife-banget. Bisa jadi lagu ini jadi genre aslinya Filan. Apapun itu, lagu ini enak banget didengerin pas lagi galau. Kalo lagi galau trus dengerin lagu ini, serasa Shane Filan nyanyiin ini lagu khusus buat saya hahaaa...

17. Calum Scott – She’s Like the Wind
She’s Like the Wind-nya Eric Carmen ini yang saya tau diciptakan untuk mengisi soundtrack film Dirty Dancing yang dibintangi Patrick Swayze. And yes, jadul banget. Pertama denger lagu ini pas nonton remake Dirty Dancing dan saya langsung naksir sama ini lagu. Intro musiknya simple yet ear catchy. Awalnya ngga tahu sih kalo ini lagu lama. Baru tau pas ngecek liriknya, eh ternyata ini original song Eric Carmen. My conclusion is... Scott nailed this song. Keren banget jadinya, kekinian pula.

16. Martin Garrix & Dua Lipa – Scared to be Lonely
I really in love with Lipa’s voice in this song!! Yes, bagus banget suaranya. Martin Garrix pun keren banget bikin musiknya. Ah, I think I can’t explain much more about this song. All I can say is pretty awesome!! This song is so great!

15. James Arthur – Say You Won’t Let Go
Saya kira ini lagu terlalu mainstream dan jadi favorit banyak orang, termasuk saya. Lagu ini emang keren banget sih, selain suaranya James Arthur yang serak itu, musiknya yang akustik bikin tenang, and especially its lyric, so deep as hell. Uhm, bisa dibilang liriknya bikin baper level pucuk sih. 

14. Camila Cabello – Havana (feat. Young Thug)
Another mainstrem song I tell you about, but it’s okay lah ya. Lagu ini emang mainstream banget tapi enak didengerin kok. Nyantai dan ear catchy, ear worm juga. Awal rilis lagu ini kayaknya belum se-booming akhir-akhir ini. Apa karena mungkin belum update di aplikasi pemutar musik? Entahlah. Single-nya Camila ini nyantai banget dan bikin suasana sekitar saya jadi kayak di Kuba gitu (kayak pernah ke Kuba aja). Oh ya, ini bukan single debut solo dia ya? Crying in the Club kan? Cuma kalo di sini, ngga se-booming Havana.

13. Lana Del Rey – Love
Kebanyakan orang bilang kalo musiknya Lana ini dark, kayak buat orang mati gitu. Iya sih kalo orang awam dengerin ini lagu ya, sama aja pandangannya, “musiknya kayak musik kematian gitu, ya?” Hampir semua musiknya Lana kayak gini, ‘gelap dan sepi’. Serasa di tengah hutan kalo dengerin lagu ini. It’s okay, ini lagu emang gelap, tapi saya lumayan suka kok.

12. Lana Del Rey – Tomorrow Never Came (feat. Sean Ono Lennon)
Another dark music of Lana Del Rey. Yes, beberapa single Lana Del Rey emang jadi favorit saya, termasuk yang ini. Suaranya Sean Ono Lennon di lagu ini tuh cocok banget sama suaranya Lana, sama-sama ‘gelap’. Lagunya jadi semacam lagu jingle-nya kaum yang lagi sedih, lara, patah hati, murung, dan putus asa hahaa.

11. James Arthur – Naked
I can’t say much about this song. Buat saya, ini lagu udah bikin blown away. Slow, merdu, meaningful, perfect pokoknya!

10. Camila Cabello – Crying in the Club
Ini nih single debut solonya Camila Cabello yang ngga se-booming Havana. Biarpun lagu ini ngga mengalami booming yang berlebihan, ngga masalah, tetep keren. Coba dengerin deh, teman-teman, jangan cuma Havana-nya aja yang diplay berkali-kali hihii. Lagu yang satu ini juga keren banget kok.

9. Craig David – I Know You (feat. Bastille)
Akhirnya setelah beberapa abad, suaranya Craig David terdengar lagi (saya aja sih yang ngga terlalu ngikutin beliau). Eh eh, dia ngga sendiri ternyata, ditemani suara khas Dan Smith yang serak-serak kering *wtf* single ini jadi keren. 

8. Ed Sheeran – Nancy Mulligan
Sebenarnya di album ÷ (Divide) ini banyak nomor yang saya suka, termasuk Castle on the Hill dan Shape of You. Perkecualian... Akhir-akhir ini saya sering play Nancy Mulligan, jadi ya ini juga jadi favorit saya. Yang bikin saya suka sama lagu ini sih liriknya yang telling story about Sheeran’s grandparents. Unik saya bilang, dan kita jadi tau gimana ceritanya kakek-nenek Ed Sheeran ketemu. Oh ya, musik folk di sini ngga begitu kental kayak di nomor Galway Girl.

7. Walk the Moon – One Foot
This is one of motivation song. Misalnya teman-teman lagi down, cocok banget dengerin lagu ini. Why? Just listen to it and you will fall for this songI mean it!

6. Thirty Seconds to Mars – Walk on Water
Band satu ini, lagunya ngga pernah ada yang acakadut alias asal bikin. Musiknya mewah, vokalnya Jared powerful nan keren, plus music video yang pastinya cukup mahal (diliat sih gitu). Buat saya, ngga bisa kalo ngga suka sama musiknya Thirty Seconds to Mars. Keren-keren semua. Lagu ini pun cukup memotivasi, kalo hal yang mustahil sekalipun bisa kita lakukan (this.. correct me if I’m wrong). My word for this song: GREAT.

5. Mandy Moore – Wind in My Hair
Lagu ini merupakan original soundtrack Tangled Ever After, dan saya jatuh cinta pada sekali dengar sama lagu ini. Suaranya Mandy Moore yang khas, lagunya ringan a la Disney, musiknya simple tapi mewah. This is a great song, I think. You should listen to this song too.

4. Halsey – Strangers (feat. Lauren Jauregui)
Apa ya, lagu ini salah satu single Halsey yang keren banget. Saya suka sama lagu ini karena musiknya bagus dan simple, enak didengerin, ditambah suaranya Lauren yang sedikit serak menambah lagu ini jadi keren.

3. Steve Aoki & Lauren Jauregui – All Night
Lauren lagi? Eh, iya ya, kok Lauren Jauregui lagi? Ya gimana, mungkin ini jadi tahun-tahun kolaborasinya Lauren sama musisi-musisi lain. Nah, kenapa lagu ini saya taruh di nomor 3 playlist? I don’t  know why. Pokoknya kolaborasi Steve Aoki sama Lauren Jauregui ini enak banget buat didengerin. Biarpun musik EDM lagi mainstream banget akhir-akhir ini, tapi lagu ini nggak bikin pusing pas didengerin. Bisa dibilang, lagu ini masih 'ramah' di kuping.

2. Dua Lipa – Homesick (with Chris Martin)
Seperti judulnya, lagu ini cukup bikin saya jadi beneran homesick. Musiknya minimalis yang dominan piano, ditambah suara Dua Lipa yang merdu, lagu ini sukses bikin saya mewek karena kangen rumah. Buat temen-temen yang lagi homesick, silakan mendengarkn lagu yang cantik ini. Dijamin bakalan tambah kangen rumah dengan segala baik buruknya.

1.    Kehlani - Honey
Wuwuwuuuu... my top song is Honey! Ngga tau ya, saya suka banget sama lagu-lagu yang musiknya minimalis, akustik. Musik-musik macam ini nih yang menenangkan, nyantai, dan cocok untuk menikmati me-time.

Nah, udah semua nih playlist versi saya. Cukup segitu aja. Kalo banyak-banyak, ngabisin waktu saya dong. Ini aja nulisnya satu jam lebih, hlo, teman-teman. Lumayan bikin jari-jari kemretek. Despite, saya jadi bahagia bisa sharing playlist favorit saya ke teman-teman. That is all. Sampai di sini dulu ya, tulisan saya. Thanks for your attention, and see you next post!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar