Hello, everyone! Ketemu lagi dengan post saya yang
nggak jelas di tahun 2018. Nah, post saya kali ini, akan mengulik tentang
playlist favorit saya di 2017. Aduh, kok telat ya, udah masuk bulan Maret 2018
tapi masih bahas playlist 2017? Jadi begini, niat saya mau nge-post thread ini
di akhir tahun 2017. Berhubung sekarang udah berkarir (ohlala, istilahnya
terlalu berlebihan sepertinya), jadi kalo mau ngepost ngepost jadi kelupaan.
Eh, kelupaan parah, ini udah 2018 bulan ketiga, man! Ya sudahlah, kan
yang penting saya masih ada sedikit niat nulis, kan ya, teman-teman? Jadi sebenarnya,
playlist favorit saya banyaaaak banget. Di sini saya bakal bikin playlist
favorit teratas sebanyak 20 lagu. Okay, tanpa banyak intro lagi, here
they are my favorite playlist of 2017... countdown...
20.
Nothing But Thieves – Amsterdam
Iya
sih ini lagu cukup menghentak-hentak, karena emang genrenya rock, but I like
it tho. Saya kira lagu ini cocok didengerin pas lagi stres ngetik skripsi gitu
deh haha.. Eh, apa malah bikin tambah pusing karena iramanya cukup kenceng ya? It’s
okay. Yang pasti di lagu ini, part favorit saya sih intro-nya
yang mulai dari pelan lalu semakin menghentak.
19.
Tamar Braxton – Blind
Nah
kalo penyanyi yang satu ini ngga perlu diragukan lagi kualitas vokalnya. Saya
bilang sih ini lagu yang sempurna. Why? Karena lagunya bagus, vokalnya
keren, musiknya keren banget pokoknya. Buat menyanyikan lagu ini, saya cukup
kesulitan sih karena emang vokalnya Tamar Braxton ini meliuk-liuk. It is too
difficult to sang by amateur macam saya begini hehe.
18. Shane Filan – Unbreakable
Yup, salah satu personel Westlife ini emang udah lama kan punya proyek solo. Di albumnya
yang rilis tahun 2017 dan diberi title Love Always ini, Shane
Filan rearansemen lagu-lagu lama. Bisa dibilang greatest hits-nya
beberapa penyanyi, seperti ‘N Sync, Bob Dylan, Lady Antebellum, The Bangles,
dll. Favorit saya sih tetep yang original, Unbreakable. Single
ini saya pikir Shane-Filan-banget dan Westlife-banget. Bisa jadi lagu ini jadi
genre aslinya Filan. Apapun itu, lagu ini enak banget didengerin pas lagi
galau. Kalo lagi galau trus dengerin lagu ini, serasa Shane Filan nyanyiin ini
lagu khusus buat saya hahaaa...
17.
Calum Scott – She’s Like the Wind
She’s
Like the Wind-nya Eric Carmen ini yang saya tau diciptakan untuk mengisi soundtrack
film Dirty Dancing yang dibintangi Patrick Swayze. And yes, jadul
banget. Pertama denger lagu ini pas nonton remake Dirty Dancing dan saya
langsung naksir sama ini lagu. Intro musiknya simple yet ear catchy. Awalnya ngga tahu sih kalo ini lagu lama. Baru tau pas ngecek
liriknya, eh ternyata ini original song Eric Carmen. My
conclusion is... Scott nailed this song. Keren banget jadinya,
kekinian pula.
16.
Martin Garrix & Dua Lipa – Scared to be Lonely
I
really in love with Lipa’s voice in this song!! Yes, bagus banget suaranya.
Martin Garrix pun keren banget bikin musiknya. Ah, I think I can’t explain
much more about this song. All I can say is pretty awesome!! This song is so
great!
15.
James Arthur – Say You Won’t Let Go
Saya
kira ini lagu terlalu mainstream dan jadi favorit banyak orang, termasuk
saya. Lagu ini emang keren banget sih, selain suaranya James Arthur yang serak
itu, musiknya yang akustik bikin tenang, and especially its lyric, so
deep as hell. Uhm, bisa dibilang liriknya bikin baper level pucuk sih.
14.
Camila Cabello – Havana (feat. Young Thug)
Another
mainstrem song I tell you about, but it’s okay lah ya. Lagu ini emang mainstream
banget tapi enak didengerin kok. Nyantai dan ear catchy, ear worm juga.
Awal rilis lagu ini kayaknya belum se-booming akhir-akhir ini. Apa
karena mungkin belum update di aplikasi pemutar musik? Entahlah. Single-nya
Camila ini nyantai banget dan bikin suasana sekitar saya jadi kayak di Kuba gitu (kayak pernah ke Kuba aja). Oh ya, ini bukan single debut solo dia ya? Crying in the Club kan?
Cuma kalo di sini, ngga se-booming Havana.
13.
Lana Del Rey – Love
Kebanyakan
orang bilang kalo musiknya Lana ini dark, kayak buat orang mati gitu.
Iya sih kalo orang awam dengerin ini lagu ya, sama aja pandangannya, “musiknya
kayak musik kematian gitu, ya?” Hampir semua musiknya Lana kayak gini, ‘gelap
dan sepi’. Serasa di tengah hutan kalo dengerin lagu ini. It’s okay, ini
lagu emang gelap, tapi saya lumayan suka kok.
12.
Lana Del Rey – Tomorrow Never Came (feat. Sean Ono Lennon)
Another
dark music of Lana Del Rey. Yes, beberapa single Lana Del Rey emang
jadi favorit saya, termasuk yang ini. Suaranya Sean Ono Lennon di lagu ini tuh
cocok banget sama suaranya Lana, sama-sama ‘gelap’. Lagunya jadi semacam lagu jingle-nya
kaum yang lagi sedih, lara, patah hati, murung, dan putus asa hahaa.
11.
James Arthur – Naked
I
can’t say much about this song. Buat saya, ini lagu udah bikin blown
away. Slow, merdu, meaningful, perfect pokoknya!
10.
Camila Cabello – Crying in the Club
Ini
nih single debut solonya Camila Cabello yang ngga se-booming Havana.
Biarpun lagu ini ngga mengalami booming yang berlebihan, ngga masalah,
tetep keren. Coba dengerin deh, teman-teman, jangan cuma Havana-nya aja
yang diplay berkali-kali hihii. Lagu yang satu ini juga keren banget kok.
9.
Craig David – I Know You (feat. Bastille)
Akhirnya
setelah beberapa abad, suaranya Craig David terdengar lagi (saya aja sih yang ngga terlalu ngikutin beliau). Eh eh, dia ngga
sendiri ternyata, ditemani suara khas Dan Smith yang serak-serak kering *wtf* single ini jadi keren.
8.
Ed Sheeran – Nancy Mulligan
Sebenarnya
di album ÷
(Divide) ini banyak nomor yang saya suka, termasuk Castle on the Hill dan
Shape of You. Perkecualian... Akhir-akhir ini saya sering play Nancy
Mulligan, jadi ya ini juga jadi favorit saya. Yang bikin saya suka sama
lagu ini sih liriknya yang telling story about Sheeran’s grandparents.
Unik saya bilang, dan kita jadi tau gimana ceritanya kakek-nenek Ed Sheeran
ketemu. Oh ya, musik folk di sini ngga begitu kental kayak di nomor Galway
Girl.
7.
Walk the Moon – One Foot
This
is one of motivation song. Misalnya teman-teman lagi down, cocok
banget dengerin lagu ini. Why? Just listen to it and you will fall for this song. I mean it!
6.
Thirty Seconds to Mars – Walk on Water
Band
satu ini, lagunya ngga pernah ada yang acakadut alias asal bikin. Musiknya
mewah, vokalnya Jared powerful nan keren, plus music video yang
pastinya cukup mahal (diliat sih gitu). Buat saya, ngga bisa kalo ngga suka
sama musiknya Thirty Seconds to Mars. Keren-keren semua. Lagu ini pun cukup
memotivasi, kalo hal yang mustahil sekalipun bisa kita lakukan (this..
correct me if I’m wrong). My word for this song: GREAT.
5.
Mandy Moore – Wind in My Hair
Lagu
ini merupakan original soundtrack Tangled Ever After, dan
saya jatuh cinta pada sekali dengar sama lagu ini. Suaranya Mandy Moore yang
khas, lagunya ringan a la Disney, musiknya simple tapi mewah. This
is a great song, I think. You should listen to this song too.
4.
Halsey – Strangers (feat. Lauren Jauregui)
Apa
ya, lagu ini salah satu single Halsey yang keren banget. Saya suka sama
lagu ini karena musiknya bagus dan simple, enak didengerin, ditambah
suaranya Lauren yang sedikit serak menambah lagu ini jadi keren.
3.
Steve Aoki & Lauren Jauregui – All Night
Lauren lagi? Eh, iya ya, kok Lauren Jauregui lagi? Ya gimana, mungkin ini jadi
tahun-tahun kolaborasinya Lauren sama musisi-musisi lain. Nah, kenapa lagu ini
saya taruh di nomor 3 playlist? I don’t know why. Pokoknya kolaborasi Steve Aoki
sama Lauren Jauregui ini enak banget buat didengerin. Biarpun musik EDM lagi mainstream
banget akhir-akhir ini, tapi lagu ini nggak bikin pusing pas didengerin. Bisa
dibilang, lagu ini masih 'ramah' di kuping.
2.
Dua Lipa – Homesick (with Chris Martin)
Seperti
judulnya, lagu ini cukup bikin saya jadi beneran homesick. Musiknya
minimalis yang dominan piano, ditambah suara Dua Lipa yang merdu, lagu ini
sukses bikin saya mewek karena kangen rumah. Buat temen-temen yang lagi homesick,
silakan mendengarkn lagu yang cantik ini. Dijamin bakalan tambah kangen rumah
dengan segala baik buruknya.
1.
Kehlani - Honey
Wuwuwuuuu...
my top song is Honey! Ngga tau ya, saya suka banget sama
lagu-lagu yang musiknya minimalis, akustik. Musik-musik macam ini nih yang
menenangkan, nyantai, dan cocok untuk menikmati me-time.
Nah,
udah semua nih playlist versi saya. Cukup segitu aja. Kalo
banyak-banyak, ngabisin waktu saya dong. Ini aja nulisnya satu jam lebih, hlo,
teman-teman. Lumayan bikin jari-jari kemretek. Despite, saya jadi
bahagia bisa sharing playlist favorit saya ke teman-teman. That is
all. Sampai di sini dulu ya, tulisan saya. Thanks for your attention,
and see you next post!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar