Waah barusan dapat baca artikel menarik nih. Just read this ^_^
Source: http://www.tribunnews.com/internasional/2014/05/11/bagaimana-orang-mesir-memindahkan-batu-piramida
Ahli fisika dari Universitas
Amsterdam menyelidiki kekuatan yang dibutuhkan untuk menarik benda berat pada
kereta luncur berukuran raksasa di atas padang pasir.
Source: http://www.tribunnews.com/internasional/2014/05/11/bagaimana-orang-mesir-memindahkan-batu-piramida
Bagaimana orang Mesir memindahkan batu piramida?
Orang-orang Mesir kuno yang
melintasi padang pasir untuk memindahkan ribuan balok batu besar, ternyata
menggunakan air untuk memudahkan kerjanya, demikian kesimpulan penelitian
terbaru.
Dan hasil penyelidikan mereka
menyimpulkan, orang-orang Mesir kuno itu membasahi pasir dengan air sehingga
mengurangi gesekan antara alat perangkat primitif untuk menarik batu itu dengan
pasir di bawahnya, sehingga lebih mudah untuk beroperasi.
Seperti dilaporkan situs Livescience,
temuan terbaru ini membantu menjawab salah satu misteri sejarah yang paling
abadi: bagaimana orang-orang Mesir kuno mampu menyelesaikan pembangunan
piramida yang tampaknya mustahil.
Dalam penelitian ini, para ahli
memperoleh petunjuk dari sebuah lukisan dinding yang ditemukan dari situs makam
kuno Djehutihotep, yang dibangun pada tahun 1.900 Sebelum Masehi (SM).
Gambar itu menggambarkan 172 orang
pria tengah mengangkut sebuah patung besar dengan menggunakan tali yang melekat
pada sebuah kereta luncur.
Di salah satu gambarnya, terlihat
seseorang berdiri di bagian depan kereta luncur, sedang menuangkan air di atas
pasir, kata pimpinan penelitian Daniel Bonn, seorang profesor fisika di
Universitas Amsterdam.
'Mirip
membangun istana pasir'
"Para ahli Mesir kuno
mengatakan, pemindahan balok-balok batu raksasa itu semata dari sisi seremonial
belaka, "kata Bonn kepada Live Science. "Pertanyaannya kemudian:
mengapa mereka melakukan hal itu?"
Bonn dan rekan-rekannya kemudian
melakukan percobaan dengan menarik benda berat melalui hamparan pasir.
Ketika peneliti menyeret balok batu
di atas pasir kering, mereka melihat gumpalan pasir di depan alat penariknya,
sehingga membutuhkan tenaga ekstra untuk menariknya.
Kemudian mereka menambahkan air ke
pasir tersebut, dan balok itu mampu meluncur lebih mudah di seluruh
permukaannya.
Hal ini terjadi, karena tetesan air
menjadi semacam jembatan di antara butiran-butiran pasir, kata para ilmuwan.
"Ini mirip membangun istana
pasir yang lebih mudah dengan menggunakan pasir basah ketimbang menggunakan
pasir kering," kata Bonn.
Penelitian ini, yang diterbitkan
pada 29 April 2014 dalam Jurnal Physical Review Letters, dapat
menjelaskan bagaimana cara orang-orang Mesir kuno membangun piramida.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar